Renungan 2 Raja-raja 18:36 MENGALAH UNTUK MENANG
2 Raja-raja 18:36 “Tetapi rakyat itu berdiam diri dan tidak menjawab dia sepatah kata pun, sebab ada perintah raja, bunyinya: “Jangan kamu menjawab dia!”
Celaan yang
dilontarkan oleh utusan raja Asyur saat bangsa itu sedang mengepung Yerusalem
semakin membuat segenap bangsa putus asa, apalagi dengan lantangnya mereka
mengatakan bahwa allah-allah bangsa lain tidak dapat berbuat apa-apa saat Asyur
menyerang dan hal yang sama juga akan terjadi pada bangsa Israel.
Namun,
dengan tidak membalas caci maki tersebut dan berharap sepenuhnya kepada Tuhan,
akhirnya Tuhan sendiri yang mengalahkan Asyur serta membuat Sanherib terbunuh.
Adakalanya
ingin sekali kita membalas dengan telak hal menyebalkan yang menyerang kita,
tetapi kisah bangsa Israel yang tidak tertarik untuk beradu mulut dengan juru
minuman agung raja Asyur, melainkan memilih untuk berdiam diri di hadirat
Tuhan, malah akhirnya memberikan kemenangan besar atas bangsa yang kuat itu.
Meskipun
kita merasa tidak diperlakukan dengan adil, memaksakan diri untuk menang atas
orang lain yang menghina kita hanya akan menguras habis energi kita dan tidak
akan ada perubahan yang berarti sampai kita menyerahkan permasalahan kita ke
dalam tangan Tuhan.
Mari di
bawah hikmat Tuhan dengan sabar kita menanggung cercaan yang bertujuan untuk
melemahkan iman kita karena kalau kita membiarkan Dia yang mengatasi persoalan
kita, niscaya “serangan” mereka tidak akan menggoyahkan kita sama sekali dan
pada waktu-Nya, Tuhan sendiri yang akan menunjukkan kebesaran-Nya.
SABAR MENANGGUNG DERITA UNTUK SESAAT BERARTI MEMBIARKAN TUHAN BEKERJA DENGAN DAHSYATNYA
Posting Komentar untuk "Renungan 2 Raja-raja 18:36 MENGALAH UNTUK MENANG"
Berkomentar yg membangun dan memberkati.