Reinkarnasi Dalam Kristen
Bacalah: Ibrani 9: 25-28 dan 1 Petrus 3: 18. Jika Yesus mati hanya "sekali" (Ibr. 9: 28, 1 Ptr. 3: 18) dan demikian juga semua manusia mati hanya "sekali" (br. 9: 27).
Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi.
Mengapa beberapa orang-orang Kristen percaya dalam beberapa
bentuk reinkarnasi?
Gagasan kafir tentang jiwa yang abadi memberikan dasar bagi
teori reinkarnasi atau perpindahan jiwa yang tidak alkitabiah. Teori ini telah
diadopsi oleh heberapa agama besar dunia. Sementara kebanyakan orang Kristen
percaya pada keberadaan jiwa yang abadi yang tinggal di surga atau neraka
permanen setelah kematian, mereka yang percaya pada reinkarnasi berpendapat
bahwa jiwa yang abadi seperti itu melewati banyak siklus kematian dan kelahiran
kembali di bumi ini.
Bagi sebagian orang, reinkarnasi dianggap sebagai proses
evolusi spiritual yang memungkinkan roh mencapai tingkat pengetahuan dan
moralitas yang lebih tinggi dalam perjalanannya menuju kesempurnaan. Umat Hindu
percaya hahwa iiwa yang abadi melalui kesadaran yang berkelanjutan atau
"samsara" di enam kelas kehidupan: akuatik, tumbuhan, reptil dan
serangga, burung, hewan, dan manusia, termasuk penghuni surga.
Banyak orang tidak percaya pada apa yang seharusnya mereka percayai, tetapi pada apa yang ingin mereka percayai. Jika sebuah teori memberi mereka kedamaian dan kenyamanan eksistensial, itu sudah cukup untuk menyelesaikan masalah mereka. Tetapi bagi mereka yang menganggap serius Alkitab itu, tidak dapat menerima teori reinkarnasi.
- Pertama, teori ini bertentangan dengan aiaran Alkitab tentang kematian "jiwa" dan kebangkitan tubuh (Tes. 4: 13-18).
- Kedua, teori ini meniadakan doktrin keselamatan oleh kasih karunia melalui iman dalam pekerjaan pencbusan Yesus Kristus (El. 2: 8-10) dan mengganti kannya dengan pekerjaan manusia.
- Ketga, teori ini bertentangan dengan aiaran alkitabiah bahwa takdir abadi ditentukan selamanya oleh keputusan seseorang dalam hidup ini (Mat. 22: 1-14, Mat. 25: 31-46)
- Kempat, teori ini meremehkan arti dan hubungan kedatangan Kristus yang kedua kali (Yohanes 14: 1-3).
- Kelima, teori tersebut menawarkan kesempatan setelah kematian bagi seseorang untuk dapat mengatasi kesukaran hidupnya sendiri, yang mana tidak alkitabiah (Ibr. 9: 27).
Singkatnya, tidak ada tempat untuk gagasan reinkarnasi dalam
iman orang Kristen
Posting Komentar untuk "Reinkarnasi Dalam Kristen"
Berkomentar yg membangun dan memberkati.